Sunday, 05 Sep 2010
 
 

Main Menu


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/forum491/public_html/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99

BERITA UPDATE

detikNews - Berita
Detik.com sindikasi

Link Mitra


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/forum491/public_html/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99
Presiden minta kemitraan usaha besar-UKM diperbanyak PDF Print E-mail
Written by dede   
Wednesday, 27 January 2010 07:11

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan pentingnya kemitraan antara perusahaan berskala besar dengan perusahaan kecil dan menengah serta meminta agar perusahaan besar tidak bergerak sendiri.

Kepala Negara berharap lebih banyak kemitraan yang dapat terjalin antara perusahaan besar terutama dalam berinovasi yang menggunakan teknologi.


"Jangan pernah berhenti berinovasi. Perusahaan besar gandenglah, bermitralah, ajaklah industri kecil, usaha mikro kecil dan menengah sehingga menjadi satu kesatuan ekonomi nasional," ujar Presiden Yudhoyono pada acara penyerahan penghargaan Upakarti di Istana Negara, kemarin.

Presiden menyerahkan penghargaan Upakarti kepada 25 penerima, yang terdiri dari empat jasa pengabdian, empat jasa pelestarian, lima jasa kepeloporan, tujuh jasa kepedulian, dan lima industri kecil, menengah, modern.

Usaha mikro, kecil, dan menengah, menurut Presiden, tidak boleh dilupakan karena mereka selalu berperan sebagai penyelamat ketika krisis ekonomi melanda.

Presiden juga menekankan pentingnya akses permodalan bagi pelaku usaha kecil dan meminta para menteri terkait untuk memperbaiki mekanisme dan tata cara penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).

Pada kesempatan itu Presiden juga meminta kepada para pemangku kepentingan di daerah untuk turut berperan dalam menyediakan bantuan bagi pengusaha kecil.

Sejumlah kepala daerah menerima Upakarti Jasa Kepedulian yang diberikan kepada pemerintah kabupaten dan atau kepala pemerintahan kota yang memiliki visi serta komitmen tinggi terhadap pengembangan industri kecil menengah dan modern.

Mereka adalah Ongku P. Hasibuan, Bupati Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Triyono Budi Sasongko, Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, dan Mohammad Idham Samawi, Bupati Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,

Penerima lainnya adalah Muhammad Safii, Bupati Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Andi Rusdianto Asapa, Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, Rusdy Mastura, Walikota Palu, Sulawesi Tengah, dan Eddy Santana Putra, Walikota Palembang, Sumatra Selatan.

Dalam agenda 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu, pemerintah memprioritaskan akses pembiayaan kelompok ini dengan menaikkan target kredit usaha rakyat (KUR) menjadi Rp20 triliun per tahun atau Rp100 triliun dalam 5 tahun.

Menteri Negara Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan optimistis target itu akan tercapai. Hal ini didasari debitur KUR yang baru 2,3 juta orang, sehingga masih ada 47,7 juta UMKM yang belum memanfaatkan pinjaman itu.

Untuk mencapai target itu, dia berkomitmen mengubah sejumlah kebijakan yang menghambat, seperti ketentuan debitur harus pengusaha yang belum pernah dapat kredit, dan memperjuangkan penurunan suku bunga pinjaman KUR dari 16% menjadi 14% agar semakin banyak yang tertarik dengan kredit itu.

Di sisi lain, bank penyalur pinjaman akan diperluas, termasuk melibatkan bank swasta dan bank pembangunan daerah (BPD) untuk memperluas jangkauan layanan.

Pemerintah telah menyepakati penambahan bank penyalur KUR sebanyak 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD), sehingga total jumlah bank penyalur KUR saat ini menjadi 19 bank.

Oleh: Ratna Ariyanti & Tri D. Pamenan
Bisnis Indonesia, Selasa, 29/12/2009